Cara Membuat Kabel Jaringan Tipe A & Tipe B. Serta susunannya Untuk Membentuk Tipe Crosover dan Straight


artikel ini dibuat karena terinspirasi dari seseorang yang pernah bilang kepada saya bahwa sebenarnya hampir semua ilmu networking itu mudah, kecuali ada satu yang menurutnya cukup sulit..yaitu pada saat mengkrimping kabel UTP ke RJ 45. Nahh..sekarang saya akan sedikit mengkaji tata cara membuat sebuah kabel jaringan , baik itu tipe cross ataupun straight.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sahabat.

CARA MEMBUAT KABEL JARINGAN

1. Kupas salah satu ujung kabel panjangnya kira-kira 3cm lalu urutkan susunan kabel tersebut ,

Perlu diketahui di dalam satu kabel terdiri dari 8 macam warna yang masing berpasangan menjadi 4 pasang, jadi didalam 1 pasang ada 2 kabel.

Warna-warna tersebut adalah :

  • Hijau
  • Putih Hijau
  • Orange
  • Putih Orange
  • Biru
  • Putih Biru
  • Cokelat
  • Putih Cokelat

Susun kabel-kabel tersebut sesuai urutannya

Nah ini adalah urutannya :kabel jaringan tipe A :

  • Putih Hijau
  • Hijau
  • Putih Orange
  • Biru
  • Putih Biru
  • Orange
  • Putih Cokelat
  • Cokelat

Masih Bingung?, Coba Lihat Gambar di bawah ini !!!!

Dan ini adalah urutan kabel jaringan tipe B

kabel jaringan tipe B :

  • Putih Orange
  • Orange
  • Putih Hijau
  • Biru
  • Putih Biru
  • Hijau
  • Putih Cokelat
  • Cokelat

2. Setelah di susun sesuai urutan warnanya kabel dirapikan ujung-ujungnya, dengan di potong agar panjang kabel sama dan tertata,

3. Kemudian masukan kabel kedalam RJ-45 ,
perhatikan contoh gambar di bawah ini :

4. Masukan kabel yang sudah terpasang RJ-45 kedalam lubang krimping ,

5. Tekan krimping hingga dia kembali kepada posisi awal , alat ini yang dinamakan krimping ,

6. Ulangi proses diatas terhadap ujung kabel yang lain,

7. Setelah kabel selesai melewati proses pengerimpingan lalu tes kabel tersebut dengan kabel tester (flook) ,

Mengetesnya dengan cara memasukan ujung kabel yang satu ke badan flok dan yang satu lagi ke kepala flok .Perhatikan gambar di bawah ini ;

8. Bila di tes dengan flok menggunakan menu auto tes tampil tanda ceklis berarti kabel siap digunakan.

Catatan Penting :

  • Jika kita ingin membuat kabel jaringan tipe Straight, maka ujung kabel satu dibuat tipe A, dan ujung yang satunya lagi dibuat tipe A pula.
  • Dan jika kita ingin membuat kabel tipe Cross, maka ujung kabel satu dibuat tipe A, dan ujung yang satunya lagi dibuat tipe B.
  • Kabel jaringan tipe Cross digunakan untuk koneksi antara PC ke PC, dan HUB ke HUB, sedangkan
  • Kabel jaringan tipe Straight digunakan untuk koneksi antara PC ke HUB atau sebaliknya HUB ke PC.
  • Saat mengkrimping kabel, upayakan agar kulit kabel (jacket) yang berwarna putih ikut masuk ke socket RJ 45 dan ikut terjepit saat mengkrimping, sehingga tampak lebih kokoh dan hasil krimpingan tidak mudah terlepas.
  • Jangan menekuk kabel secara berlebihan karena kabel yang berada di dalamnya rawan sekali untuk putus.
  • Saat mengurutkan warna kabel usahakan jangan sampai menyilang agar terlihat rapih.

Sampai disini dulu ya sahabat..
Mohon maaf jika ada salah dalam penulisan artikel di atas, karena ini semua saya tulis dari pengalaman dan sedikit referensi dari beberapa sumber.🙂

One thought on “Cara Membuat Kabel Jaringan Tipe A & Tipe B. Serta susunannya Untuk Membentuk Tipe Crosover dan Straight

  1. Ping-balik: Cara membuat kabel jaringan | sugiantari224

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s